Tak pernah bisa kuingat bagaimana
perjalananku terlahir ke dunia ini, tak pernah sekalipun bisa kuingat lembut
sentuhan tanganmu dan pelukan hangatmu pertama kali padaku. Hanya dari ceritamu
saja aku tahu bahwa aku terlahir sangat cepat tanpa bantuan bidan ataupun dukun
bayi. Mungkin kala itu aku terlalu bersemangat untuk segera berjumpa denganmu,
merasakan lembutnya sentuhanmu dan hangatnya pelukmu meski aku tidak pernah
bisa mengingat semua itu.
Semakin bertumbuh aku mulai bisa
mengingat hal-hal yang kau lakukan untukku. Itupun terbatas, aku tidak bisa
mengingat semuanya. Beberapa yang aku tahu ketika aku masuk sekolah taman
kanak-kanak kau selalu mengantarku dengan sepeda onthelmu, meski jauh. Bukan
hanya mengantar kau juga menjemputku. Bahkan ketika kau telah mengandung anakmu
yang lain pun kau masih setia mengantar jemput diriku. Suatu ketika sekolah
mengadakan piknik, dirimu yang sedang mengandung delapan bulan masih
menemaniku, karena kala itu malam sebelum berangkat piknik aku demam, tapi aku
masih ingin ikut dan kau tidak menolak pintaku itu dengan konsekuensi ikut
menemaniku piknik.
Kebanyakan Hal yang aku tahu
adalah hal yang selalu kau ceritakan kepadaku, karena memang tidak banyak hal
yang bisa aku ingat karena aku memang pelupa. Banyak kebaikanmu yang aku
lupakan, tidak pernah aku sadari bahwa semua hal yang ada padaku saat ini tak
lepas dari perjuanganmu dan aku tidak akan pernah bisa membalas semua itu,
bahkan cintakupun terbagi dengan yang lain. Aku tidak bisa mencintaimu seperti
kau mencintaiku.
0 Komentar